Kamis, 31 Maret 2016
vasilidasi skenario
pada kali ini diberikan sebuah kertas vasilidasi yang berguna untuk mengevaluasi hasil pengerjaan skenario yang telah dibuat. banyak perbaikan maupun kekurangan dalam skenario kami sehingga dapat diperbaiki sesuai isi dari vasilidasi tersebut. lalu, kertas setelah kami menyelesaikan skenario yang sesuai dengan isi dari vasilidasi, selanjutnya akan diberikan ke dosen sebagai pengoreksi atau sebagai vasilidator.
Kamis, 17 Maret 2016
Pertemuan ke 5
pada pertemuan kelima kali ini. mengevaluasi tentang skenario pembelajaran pada pertemuan sebelumnya. terdapat banyak revisi pada skenario yang telah dibuat oleh dosen kami. semua revisi yang telah diajukan semoga menjadi pertimbangan lebih lanjut demi perbaikan skenario yang telah dibuat.
Intisari pertemuan 4
pada kali ini saya mendapatkan materi tentang skenario pembelajaran.. dimana terdapat berbagai aspek didalam skenario tersebut yang harus dirancang guna mempersiapkan pembelajaran. skenario pembelajaran sendiri bertujuan agar guru dapat memberi pembelajaran sesuai rencana.
Selasa, 01 Maret 2016
QUIPPER
pembelajaran quipper baru pertama kali saya gunakan. Quipper sendiri sangat memudahkan guru untuk memberikan sebuah assigment kepada siswa. semua tugas yang telah diberikan guru dapat langsung dikerjakan oleh siswa. tapi tugas memiliki batasan hari pengerjakan sehingga siswa tidak dapat mengerjakan tugas ketika terlmabta dalam pengerjaan tugas. Nilai pun bisa langsung keluar dan bisa dilihat oleh guru
Kamis, 25 Februari 2016
Intisari pengajaran pada pertemuan 2
sebelum beranjak ke materi , sebelumnya mereview kembali tentang pertemuan 1.
dan di pertemuan 2 diajarkan tentang sistem yang mempengaruhi belajar. diantara lain adalah guru, siswa dan lingkungan belajar itu sendiri. saya memahami bahwa yang dimaksut dengan lingkungan belajar ialah meliputi tempat dan suasana disaat seseorang memulai dalam belajar.
lalu saya mendapat pembelajaran tentang schoology. Dengan schoology siswa dengan guru dapat memulai pembelajaran melalui media, jadi tanpa bertatap mukapun siswa dan guru bisa berinteraksi langsung. Hal ini sangat memudahkan tentunya melihat dari kesibukan tiap orang yang berbeda beda.
dan di pertemuan 2 diajarkan tentang sistem yang mempengaruhi belajar. diantara lain adalah guru, siswa dan lingkungan belajar itu sendiri. saya memahami bahwa yang dimaksut dengan lingkungan belajar ialah meliputi tempat dan suasana disaat seseorang memulai dalam belajar.
lalu saya mendapat pembelajaran tentang schoology. Dengan schoology siswa dengan guru dapat memulai pembelajaran melalui media, jadi tanpa bertatap mukapun siswa dan guru bisa berinteraksi langsung. Hal ini sangat memudahkan tentunya melihat dari kesibukan tiap orang yang berbeda beda.
Senin, 22 Februari 2016
E-learning mengajarkan tentang bagaimana membuat suatu pengajaran yang dapat menggunakan media digital. Jadi guru dengan siswa tak perlu bertatap muka untuk memulai suatu pengajaran.
ada juga aplikasi yang mendukung pembelajaran E-Learning yaitu menggunakan LMS.
ada juga aplikasi yang mendukung pembelajaran E-Learning yaitu menggunakan LMS.
LMS merupakan
sebuah sistem untuk pentadbiran, pendokumentasian, pemantauan dan laporan untuk
sesebuah program latihan, kelas pembelajaran dan program e-learning.
Langganan:
Postingan (Atom)